Jokowi gelontorkan Rp100 miliar untuk
lahan PKL. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi)
menginstruksikan kepada bupati dan wali kota untuk membeli lahan khusus dan
membangun kios yang diperuntukan bagi pedagang informal atau pedagang kaki lima
(PKL). Untuk itu, Jokowi akan mengucurkan dana injeksi hingga Rp100 miliar
kepada kabupaten dan kota.
“Belikanlah lahan untuk pedagang kaki
lima. Carikan tanah, terserah mau 2.000, mau 1.000, mau 5.000 (meter persegi).
Bangun kios-kios untuk mereka sehingga mereka tidak mengotori kanan kiri jalan
dan estetika kota, keindahan kota menjadi hilang,” ujar Jokowi dilansir dari
laman Setkab, Jumat (8/5/2015).
Namun, mantan wali kota Solo itu
menegaskan, dana tersebut nantinya bukan hanya untuk membangun pasar, tapi juga
jalan, sekolah kejuruan, pelabuhan dan infrastruktur didaerah lainnya.
“Gede banget Rp100 miliar, jangan
dipikir kecil loh. Rp100 miliar, dulu saya membangun pasar saya paling-paling
habis Rp4-6 miliar jadi, jadi berapa pasar?” imbuhnya.
Menurut Jokowi dengan diberikannya dana
injeksi tersebut akan meringankan beban pemerintah kabupaten/kota dalam
membangun daerahnya masing-masing.
“Karena saya melihat postur anggaran di
kota/kabupaten kita ini betul-betul sangat berat. Setelah saya hitung secara
nasional, anggaran pembangunan hanya 18 persen, semuanya kemakan oleh anggaran
rutin, anggaran aparatur,” pungkasnya. (Danang Sugianto)
(wdi)

