Tips Pahami Kaki-kaki Mobil Biar Irit Bahan Bakar
Harga BBM naik dari Rp 6.500
menjadi Rp 8.500 memang mengundang polemik dan antisipasi warga untuk
melakukan penghematan seminimal mungkin agar pengeluaran dapat ditekan. Salah
satu tips berikut, mungkin bisa diaplikasikan untuk meminimalisir alokasi
pengeluaran BBM yang berlebih.
Sektor kaki-kaki, dalam hal ini
adalah ban, memiliki kemungkinan pengaruh besar dalam menunjang kelancaran
saat melaju di jalanan. Karena ban ini juga, ternyata bisa menyebabkan
pemborosan bahan bakar, jika ban cukup berat bergelinding yang mengakibatkan
pemberatan performa mesin.
Hambatan gelinding ban, salah
satunya adalah karena deformasi atau karena perubahan bentuk permukaan ban.
Penyebab utama perubahan ini, diakibatkan oleh roda yang melewati berbagai
kontur jalan, sehingga membuat permukaan terkikis dan tidak rata.
Ban Lebar (detik)
Ukuran permukaan telapak ban yang
lebar, ternyata juga membuat gesekan semakin kuat. Tentu saja, performa mesin
pun dipertaruhkan disini. Ketika hal seperti ini terjadi, membuat mesin akan
sedikit berat dalam melakukan putaran. Karena itulah, pemborosan bahan bakar
tidak akan bisa terelakkan.
Ban Mobil Kempis (otakku)
Penyebab lain yang mampu memboroskan
mesin dari sektor roda adalah kurangnya tekanan udara. Karena roda yang
cenderung kempis membuat tekanan sekaligus gesekan akan semakin besar. Hal
inilah yang membuat mesin semakin berat dan tentu saja akan sangat memberatkan
kerja mesin.
Dengan demikian meski harga BBM
naik, langkah selanjutnya berupa penghematan bahan bakar bisa dilakukan dengan
cara yang bijak.
SUMBER: Otosia.com
SUMBER: Otosia.com

