Nasi Timbel Enak di Bandung
Siapa diantara HapHapers di sini yang suka makan Nasi Timbel?
Ya, Nasi timbel merupakan salah satu makanan khas dari Sunda (Jawa
Barat). Biasanya nasi timbel disajikan dengan aneka lalapan, ayam goreng
ataupun bakar, aneka pepes, tak lupa sambal. Konon, nasi timbel yang
dibungkus daun pisang ini adalah bekal makan siang para petani yang
dibawa ke sawah atau ladang.
Nasi timbel sangat cocok dikonsumsi
sebagai makan siang. Biasanya kedai-kedai nasi timbel menawarkan paket
komplit yang cukup mengenyangkan dengan harga yang cukup terjangkau. Nah, kali ini Nona Icip ingin memberikan 5 rekomendasi tempat makan Nasi Timbel enak di Bandung, wah ada apa saja nih? Mari simak ulasan di bawah ini ya.
1. Kedai Timbel Dago
Kedai
yang sudah beroperasi selama belasan tahun ini berada di Jalan IR. H.
Juanda 117 Bandung. Lokasinya cukup strategis, berada di pusat factory outlet
yang ada di kawasan Dago. Dari segi harga, kedai yang buka dari jam
11.00 sampai 16.00 ini relatif lebih tinggi dibandingkan kedai timbel
yang menjajakan masakannya di kaki lima. Namun harga tersebut cukup
masuk akal, melihat kenyamanan yang ditawarkan dari kedai yang juga
sering didatangi beberapa public figure ini.
Kedainya bersih dan nyaman, meja serta kursinya terawat. Nah, kalau masakannya sendiri bagaimana? Tentu saja enak lho HapHapers.
Nasi panas yang beraroma daun tersebut terasa manis. Disajikan dengan
daging ayam, tahu, dan tempe yang gurih sampai ke bagian dalam. Ditambah
dengan semangkuk sayur asam, sluuurp, makan nasi timbel di kedai ini akan terasa semakin memuaskan.
2. Nasi Timbel Kemuning
Awalnya
terletak di perempatan antara Jalan Kemuning dan Jalan Gandapura. Kini
nasi timbel yang beroperasi dari sekitar pukul 8 pagi sampai 5 sore ini
berlokasi di Jalan Gandapura No. 34 Bandung.
Paket yang ditawarkan ada Nasi Timbel Komplit
yang dibandrol dengan harga IDR 14.500. Satu paket komplit ini berisi
nasi yang dibungkus memanjang, tahu dan ayam goreng, tempe bacem, lalap,
serta sambal yang digoreng.
Dari segi rasa, nasi timbel kemuning
ini tidak kalah dengan nasi timbel dari kedai timbel dago. Ayamnya
terasa gurih, bumbunya meresap sampai ke bagian dalam. Dagingnya juga
cukup empuk. Begitu juga tahu goreng yang masih terasa empuk di bagian
dalamnya. Tempe bacem yang cukup tebal itu terasa manis. Makannya akan
terasa semakin enak dengan menggunakan sambal goreng yang cukup oily. Sambalnya tidak terlalu banyak memakai terasi, bawangnya lebih dominan terasa.
3. Nasi Timbel Bawean
Kedai
yang sudah beroperasi sejak tahun 1985 ini berlokasi di Jalan Bawean
Pav 3 Bandung. Buka dari jam 7 pagi sampai 5 sore. Sorenya, buka di
Jalan Belitung no. 11 dari sekitar jam setengah 4 sampai jam 10 malam.
Pilihan
lauknya cukup banyak, mulai dari aneka pepes, ayam goreng maupun bakar,
ati ampela, perkedel kentang, ikan mas, tahu, dan masih banyak lagi.
Nasi yang disediakan juga ada dua macam, yaitu nasi merah dan nasi
putih.
Satu
porsi nasi bersama lauk seperti ayam, perkedel kentang, ati ampela,
serta sambal dan lalab dibandrol seharga IDR 18 ribu. Porsi nasinya
cukup besar, begitu juga ayam dan ati ampelanya. Perkedelnya lembut,
namun tekstur kentang yang dihancurkannya masih jelas terasa. Aroma daun
di dalam nasinya kuat terasa. Daging ayamnya serta ati ampelanya juga
empuk dan gurih sampai ke bagian dalam. Sedangkan sambalnya didominasi
oleh rasa terasi, untuk sambal Nona Icip lebih prefer sambal di Nasi Timbel Kemuning.
4. Nasi Timbel Mangga
Berlokasi
di Jalan Mangga Bandung, tepatnya di halaman masjid Miftahul Hidayah
yang berada di kawasan tersebut. Kedai ini selalu ramai pengunjung
ketika jam makan siang telah datang. Amannya sih datang jam 11 siang, karena saat itu kedai belum terlalu ramai sehingga HapHapers tidak akan kehabisan makanan.
Seperti
kedai-kedai timbel lainnya, Nasi timbel mangga menawarkan pilihan ayam
bakar, ayam goreng, ikan asin, ati ampela, aneka pepes, gepuk, perkedel
jagung, babat, dan usus. Dari segi rasa, nasi timbel mangga ini juga
tidak kalah dari kedai lainnya. Daging ayam yang empuk dengan bumbu yang
meresap sampai ke bagian dalam sering kali membuat pengunjung tidak
bisa untuk tidak menambah. Gepuknya juga enak, dagingnya empuk dengan
sentuhan rasa manis dibalik kegurihannya. Lebih baik datang sebelum jam 4
sore, karena sering kali kedai sudah tutup jam 5 sore, karena seluruh
makanan sudah habis terjual.
5. Nasi Timbel Istiqomah
Meskipun
sudah hampir satu tahun berpindah lokasi, namun kedai ini tetap memakai
nama Nasi Timbel Istiqomah. Awalnya berlokasi di Jalan Ciliwung (Depan
SMKN 2) Bandung, kemudian berpindah tempat ke Jalan Cilaki No. 43
Bandung (samping Germ Cafe).
Lokasi yang kali ini tampak lebih bersih dan nyaman. Di sini, HapHapers
juga masih bisa menemukan penjual lainnya seperti aneka Jus dan Es
Durian. Dibandingkan dengan keempat kedai timbel sebelumnya, kedai ini
menawarkan pilihan lauk yang lebih beragam. Ada belut, usus, ayam bakar,
ayam goreng, perkedel, bihun, aneka pepes, ikan mas, ikan lele, pete,
dan masih banyak lagi.
Satu
bungkus nasi timbel berisi Ayam bakar, belut, oseng tempe, dan sambal
serta lalab dibandrol dengan harga IDR 21 ribu. Lelenya digoreng kering,
namun masih kurang rapuh, sehingga ketika digigit, terasa kurang kriuk.
Oseng tempenya paduan antara rasa manis, pedas, dan gurih. Daging
ayamnya lembut, namun bumbunya terasa kuat hanya di bagian kulitnya
saja, sedangkan di bagian dalamnya terasa light. Untuk nasinya sendiri, aroma daunnya kurang terasa.

